Boyolali bangun Pos Damkar di Wonosegoro

Fokus Jateng-BOYOLALI,-Pemerintah Kabupaten Boyolali membangun Pos Pemadam Kebakaran (Pos Damkar) baru di wilayah Kecamatan Wonosegoro untuk meningkatkan pelayanan keselamatan dari bahaya kebakaran warga di wilayah Boyolali utara.
Kabid Damkar dan keselamatan Satpol PP Boyolali, Supriyono menjelaskan, saat ini sudah selesai dilakukan proses pondasi bangunan, pos dibangun di halaman kantor kecamatan Wonosegoro.
Sedianya pos baru nanti akan menjangkau beberapa wilayah diantaranya Juwangi, Wonosegoro, Wonosamudro, Kemusu, dan Karanggede.
“Untuk personel nanti, idealnya 16 personel, dibagi 4 regu dengan sistem 2 shif untuk 24 jam,” jelas Supriyono, Rabu 20 Agustus 2025.
Selain itu, damkar juga akan menyiapkan 1 unit mobil pemadam untuk standby di pos baru.
Supriyono menambahkan, pos Klego tidak memadai untuk menjangkau kebakaran di wilayah utara.
“Dari pos Klego tidak bisa menjangkau cepat di utara, karena respon time kita itu secara standar pelayanan minimal ditentukan maksimal 15 menit, kalau dari Klego saya yakin 15 menit tidak mencukupi,” tambahnya.
Selain itu, pembangunan pos baru di Wonosegoro juga salah satunya akibat resiko kebakaran yang tinggi.
Ia mengatakan dengan pembangunan pos baru Damkar di Wonosegoro, Damkar Boyolali akan mempunyai 4 pos damkar.
Saat ini, Damkar Boyolali sudah mempunyai 3 pos damkar aktif yakni pos Induk, pos 2 depan panti Marhaen, serta pos damkar di kecamatan Klego.
Adapun rincian pembangunan pos Damkar baru, disebutkan nantinya, pembangunan akan dilaksanakan selama 90 hari dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 312 juta. Diperkirakan selesai pada 18 oktober 2025.
“Dengan adanya kantor baru untuk Damkar, kami berharap pelayanan terhadap keselamatan warga di wilayah utara bisa semakin efektif dan responsif,” pungkasnya. (yull/**)