Kapolres Boyolali : Warga Mudik Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi Terdekat, Aman dan Gratis

Fokus Jateng-BOYOLALI- Menjamin keamanan warganya saat mudik, Polres Boyolali menyilahkan masyarakat untuk menitipkan kendaraan jika ditinggal mudik. Mereka bisa menitipkan kendaraan di Mapolsek terdekat, aman dan gratis.

“Silahkan, kendaraan bisa dititipkan di Mapolres atau Mapolsek terdekat,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Petrus P Silalahi, usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi di Mapolres setempat, Kamis 4 April 2024pagi.
Selain itu, Petrus mewanti-wanti agar masyarakat yang akan mudik untuk menitipkan pengamanan rumah kepada tetangga terdekat atau satpam serta petugas keamanan.
“Dengan demikan, warga yang bepergian bisa mudik dengan tenang, aman dan nyaman.”
Sedangkan untuk pengamanan arus mudik dan arus balik, Kapolres mengungkapkan ada 1.000 petugas gabungan dari stakeholder terkait. Dari jumlah sebanyak itu, ada 421 dari jajaran Polres Boyolali.
Para petugas, lanjut dia, akan bertugas di 8 pos pengamanan untuk pengamanan arus mudik dan arus balik. Ke-8 pospam itu adalah, Pos terpadu di Banaran, Boyolali Kota; Pospam Bangak, Pospam Ampel; Pospam rest area 487A dan B; Pospam Karanggede serta exit tol Mojosongo dan bandara.
Termasuk melakukan pengamanan kegiatan keagamaan seperti takbiran dan sholat Ied hingga pengamanan di tempat- tempat wisata. “Kami sudah melakukan assessment untuk mengantisipasi hal- hal yang tak diinginkan. Khususnya wisata air,”ujarnya.
Petrus mengemukakan, Operasi Ketupat Candi adalah operasi kemanusiaan yang bertujuan agar pergerakan masyarakat atau pemudik bisa aman dan nyaman. Sekaligus terbebas dari hal- hal yang tak diinginkan hingga tempat tujuan.
“Kami juga melakukan patroli ke wilayah- wilayah atau kawasan perumahan yang ditinggalkan warga untuk mudik lebaran.”
Bupati Boyolali M Said Hidayat mengapresiasi langkah Polres dan jajaran terkait untuk melakukan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran. “Tentunya, ini juga didukung stakeholder terkait seperti Kodim, Linmas, Pramuka dan jajaran lainnya.”
Usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024, kegiatan dilanjutkan dengan monitoring pospam dan keberadaan anggota yang menempati pos, serta penyerahan bingkisan di Pos pengamanan. (**)