Eks Napiter Ajak Masyarakat Menyukseskan Pemilu Damai 2024

Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi memotong knalpot brong yang disita dari berbagai razia di Boyolali (doc/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng- BOYOLALI – Dedi Kusnadi alias Markus eks narapidana terorisme (Napiter) di wilayah Kabupaten Boyolali mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pemilu 2024 agar berlangsung aman dan damai.
Dalam kunjungan yang dilakukan oleh jajaran Polres Boyolali, Kusnadi mengajak masyarakat untuk mewujudkan Pemilu berlangsung damai dan aman, diantaranya dengan tidak menggunakan knalpot brong.
“Perbedaan itu hal yang biasa, keamanan, ketertiban dan perdamaian bangsa Indonesia harus kita utamakan,” ujarnya dalam rekaman video yang disampaikan Polres Boyolali, Rabu 24 Januari 2024.
Senada, Yanto alias Abu Hamizan eks napiter asal Kabupaten Boyolali juga berharap warga dapat menyalurkan pilihan sesuai hati nurani saat pemilu nanti. Selain itu, masyarakat hendaknya tidak menggunakan knalpot brong saat berkampanye.
“Saya mengajak warga Jawa Tengah, khususnya Boyolali untuk menolak knalpot brong, tentukan pilihan kita sesuai hati nurani, perbedaan jangan dijadikan permusuhan, kita dukung pemilu kita dukung TNI Polri untuk menjalankan keamanan NKRI.”
Sementara, Kapolres Boyolali AKBP Petrus parningotan Silalahi, dalam keterangannya menyambut positif partisipasi konstruktif dari eks Napiter tersebut. Giat ini menjadi langkah nyata Polres Boyolali dalam membangun sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang telah menjalani masa penahanan terkait tindak terorisme. “Tujuan utamanya adalah menciptakan iklim keamanan dan kedamaian menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.” (**)