Karanganyar Siap Gelar Pesta Demokrasi 2024 Dengan Aman dan Nyaman

FOKUSJATENG-KARANGANYAR – Dalam rangka menyiapkan pesta akbar demokrasi yaitu penyelenggaraan Pemilu secara serentak di tahun 2024 ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar gelar rapat koordinasi bersama Forkopimda. Rakor dilaksanakan pada Selasa (16/01) bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pertemuan tersebut diikuti oleh 250 peserta dari unsur Penyelenggara Pemilu serentak Tahun 2024 Kabupaten Karanganyar. Forkopimca (Camat, Kapolsek dan Danramil), Lurah dan Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar. Serta dihadiri oleh Penjabat (Pj). Bupati Karanganyar Timotius Suryadi sebagai narasumber.

Eka Mardiyanta selaku Kabid Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kabupaten Karanganyar menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan rakor tersebut.

Dasar pelaksanaannya adalah program kerja indeks Pemilu serentak tahun 2024 Kabupaten Karanganyar, Maksud dan tujuan untuk mengetahui kondisi yang ada di tingkat kecamatan maupun di desa pada khususnya terkait dengan kesiapan pelaksanaan Pemilu serentak 2024 yang tinggal menghitung hari.

“ Adapun point-point dari rakor ini adalah penyampaian beberapa informasi dan pengarahan terkait dengan pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pemilu 2024 di Kabupaten Karanganyar. Beberapa sosialisasi terkait dengan ketentuan peraturan perundang-undangan juga disampaikan oleh KPU dan Bawaslu Kabupaten Karanganyar,“ jelasnya lengkap.

Sementara itu, sebagai narasumber Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar Timotius Suryadi menyampaikan bahwa pra cipta kondisi menjelang pemilu di Karanganyar sudah dilaksanakan dengan berbagai operasi yang dilakukan oleh unsur Kepolisian . Di kabupaten Karanganyar yang terdiri dari 17 kecamatan 177 desa dan kelurahan terdapat 3200 Pos Pemungutan Suara yang akan melaksanakan pelayanan kepada 707.967 pemilih Dimana mayoritas pemilihnya adalah generasi milenial dan gen Z.

Bupati yang familiar dengan senyum merekahnya ini berpesan kepada para Kepala Desa dan Lurah mengenai penyiapan tempat PPS yang memadai Dimana jika terdapat hujan tidak menyulitkan pelaksanaan Pemilu 2024.

Sementara itu, Daryono Ketua KPU Karanganyar menyampaikan laporan tentang kesiapan pemilu 2024 di kabupaten Karanganyar. “ Dari segi logistik, logistic utama dari pihak ketiga sudah diterima, baik dari bilik suara, kotak suara, serta alat-alat pemilu lainnya, serta sudah dilakukan sortir. Sedangkan logistic Pendukung belum diterima,“ imbuhnya dengan lengkap memaparkan.

Komisaris polisi Mardiyanto menyampaikan tentang peran masyarakat dalam menciptakan ketertiban umum pada masa tenang dan hari pemungutan suara. Dimana kegiatan Masyarakat yang dilaksanakan bersamaan dengan masa tenang dan hari pemungutan suara dapat menimbulkan resik0 kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban Masyarakat serta melanggar Peraturan perundang-undangan sehingga Masyarakat dihimbau untuk tidak melaksanakan kegiatan di waktu-waktu tersebut.

Sedangkan Dini Tri Winaryani koordinator divisi hukum dan penyelesaian sengketa selaku wakil dari Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Karanganyar Menyampaikan bahwa, Bawaslu hadir untuk melakukan pengawasan sehingga tidak ada pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu. Agar proses Pemilu berjalan lancar, penyelenggara harus meningkatkan pelayanan terutama terhadap proses pencalonan, akurasi data pemilih dan peningkatan partisipasi Masyarakat.

Kapten Korps Peralatan (CPL) Sutatna selaku Danramil 02 tasikmadu yang juga hadir sebagai narasumber rakor persiapan Pemilu serentak ini, beliau menyampaikan peningkatan Masyarakat untuk menciptakan keamanan Masyarakat dalam pelaksanaan pemilu sangat penting. Bagaimanapun masyarakat memiliki andil yang cukup besar dalam proses pemilu. Dimana Masyarakat sebagai pemilih yang menentukan pemenangan sehingga masyarakat dianjurkan untuk tidak melakukan beberapa perilaku kerawanan pemilu serentak ini dengan diantaranya menyebarkan berita Hoax, ujaran kebencian, konflik antar pendukung calon, serta diharapkan dapat berpartisipasi dalam mencegah kemungkinan terjadinya bencana alam selama masa pemilu.

Bahkan peran Kejaksaan dalam Penanganan tindak pidana pemilu juga harus tegas. Beliau menyampaikan bahwa peean serta juga partisipasi Masyarakat sangat diperlukan dalam pelaksanaan pemilu 2024, guna meminimalisir berbagai pelanggaran pidana seperti kampanye ditempat ibadah, politik identitas, politik uang, serta kampanye hitam dan lain sebagainya. (rls/bre)