Lagi, Terjadi Kebakaran Rumah di Wonogiri

FOKUSJATENG – WONOGIRI- Kebakaran rumah kembali terjadi di Wonogiri. Kali ini, api menghanguskan rumah milik pasangan Parjiono-Sri Hartini, warga lingkungan Brumbung RT 3 RWVII, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri.

‘’Sabtu kemarin, ada tiga rumah yang terbakar. Kali ini satu rumah milik Parjiono,’’ kata Joko Santoso Kepala UPT Damkar Wonogiri, Minggu, 22 Oktober 2023.

Menurut Joko, peristiwa itu berawal saat sehabis sholat,  Parjiono memasak air dengan menggunakan kayu bakar di dapur yang berada di belakang rumah. Kemudian ditinggal pergi ke Jogjakarta untuk keperluan arisan keluarga. Sementara, Sri Hartini istri Parjiono tinggal di rumah. Namun, tak lama kemudian, Sri Hartini pun pergi ke rumah adiknya yang berada di Lingkungan Klampisan Selogiri. Sebelum meninggalkan rumah, Sri Hartini mengaku sempat mematikan api, dengan cara menimbun sisa bara api dengan abu.

‘’Waktu ditinggal, rumah dalam keadaan kosong dan terkunci. Penyebab kebakaran diperkirakan api belum padam, kemudian merambat ke tumpukan kertas serta kayu yang berada didekat dapur,’’ kata Joko.

Munculnya api dan asap yang membumbung tinggi dari rumah Parjiono, cukup mengagetkan warga sekitar. Mereka kemudian bahu membahu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Sementara warga lain melaporkan kejadian itu ke damkar setempat.

Atas peristiwa tersebut, Kepala UPT Damkar langsung menugaskan Danru I Damkar dengan 10 personil dan dua mobil Damkar. Pemadaman dibantu oleh Polsek Selogiri, Koramil Selogiri, PMI, Relawan dan masyarakat sekitar.

“Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian masih dilakukan pendataan.”

Sebelumnya, pada Sabtu 21 Oktober, kebakaran berawal dari  hubungan arus pendek pada jaringan listrik di rumah Tulis, kemudian merembet ke dua rumah yang berdampingan di Dusun Krapyak RT 3 RW IV, Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri,

‘’Atas kejadian ini rumah milik Tulis dan Ny Tumiyem ludes terbakar, sedangkan rumah milik Sutrisno terbakar separoh.kerugian materiil ditaksir nencapai 300 juta rupiah, dan tidak ada korban jiwa,’’ kata Joko Santoso Kepala UPT Damkar Wonogiri. (TL/*)