Meriahnya, Pacuan Kuda Boyolali Cup 2023

Dalam kejuaraan pacuan kuda ini setiap peserta diharuskan menyelesaikan jarak 1000 meter atau empat kali putaran lapangan (doc/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Lomba pacuan kuda Boyolali Cup digelar kembali pada Jumat-Minggu (17-19 Pebruari) di Lapangan Desa Sukabumi, Cepogo, Boyolali. Lomba pacuan kuda tersebut diikuti 53 peserta dari berbagai daerah. Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia atau Pordasi Boyolali,
Kendati baru hadir setelah 20 tahun vakum, namun antusias pemain dan penonton sangat tinggi meski acara dilakukan dibawah guyuran hujan.
Dalam kejuaraan pacuan kuda ini setiap peserta diharuskan menyelesaikan jarak 1000 meter atau empat kali putaran lapangan, kondisi lapangan yang belum sempurna dan guyuran hujan membuat beberapa joki dan kuda yang ditungganginya terpeleset dan terjatuh saat melewati jalur yang menikung.
Menurut Abeng salah satu joki kuda, lapangan yang digunakan untuk kejuaraan ini tergolong extrim namun menjadi tantangan tersendiri dalam memacu kuda dari saat start hingga finish. Para penunggang itu tidak hanya semata berusaha menjuarai perlombaan tersebut, tapi mereka juga menunjukkan keterampilan dalam menunggang, mengendarai, berlari atau melompat menggunakan kuda.
“kesulitannya kudanya ya agak nakal itu, licin yang jelas itu karena mungkin hujan dan faktor tanah yang aslinya itu,” ujarnya, Minggu 19 Pebruari 2023.
“Terlalu ekstrim kalau lapangan sini, licin, tapi sudah bagus,” imbuh M Nasir penunggang kuda yang lain.
Adapun peserta yang hadir berasal dari 5 provinsi yakni Lampung, Jawa Barat, Jjawa Tengah, Jawa Timurdan Jogyakarta. Lomba pacuan kuda tersebut diikuti 73 peserta dari berbagai daerah.
Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia atau Pordasi Boyolali, Sunandar Prihanto, mengungkapkan akan ada 13 kelas yang dipertandingkan dalam Pacuan Kuda Boyolali Cup 2023 di Sukabumi, Cepogo, itu.
“Ada kelas E 1.200 meter, kelas F 1.000 meter, kelas G 1.000 meter, kelas H 1.000 meter, kelas I 1.000 meter, kelas J 1.000 meter, kelas Mini A 600 meter, mini B heat-1 600 meter, mini B heat-2 600 meter, kelas lokal Boyolali heat-1 600 meter, lokal Boyolali heat-2 600 meter, ekstra 600 meter, dan dan untuk memperebutkan juara umum kita ada kelas free for all jadi itu akan diikuti oleh kuda-kuda juara dari masing-masing kelas mereka akan bertarung untuk memperebutkan juara umum,” jelasnya.
Pihaknya berharap dengan digelarnya kejuaraan ini, nantinya mampu menumbuhkan atlet berkuda sehingga bisa maju dalam ajang kejuaraan tingkat nasional dan diharapkan kegiatan ini mejadi agenda tahunan di Boyolali. (*)