Babinsa Dampingi Tim Kesehatan Hingga Perbaikan Jalan

FOKUS JATENG-BOYOLALI- Prajurit TNI di Boyolali menggelar komunikasi sosial kemasyarakatan seperti rehabilitasi jalan hingga posyandu Balita.
Seperti di Kecamatan Sambi, Babinsa Babadan Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali Koptu M Faturohman melakukan pendampingan petugas kesehatan Puskesmas Sambi dalam rangka pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang bertempat di Balai Desa Babadan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Sabtu 18 Pebruari 2023.
Adapun pemeriksaan dan pengecekan kesehatan yang dilakukan diantaranya pengecekan kolesterol, tekanan darah, gula darah dan konsultasi masalah penyakit yang sering dialami.
Petugas medis dalam kegiatan tersebut menyampaikan manfaat dari pemeriksaan tersebut pada umumnya lebih kepada meningkatkan kesejahteraan hidup bagi mereka yang sudah berumur termasuk juga lansia. Biasanya dengan adanya kegiatan pemeriksaan, masyarakat bisa mengetahui penyakit masing – masing. Sehingga warga bisa berobat atau mengontrol penyakit yang dideritanya.
“Kami sebagai Babinsa selalu memberikan perhatian kepada masyarakat terutama Lansia. Begitu pentingnya masalah kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Babinsa Koptu M Faturohman.
Sementara disaat bersamaan, Babinsa Koramil 17 Wonosegoro Sertu Budi Catur Herwanto bersama masyarakat binaan dalam kegiatan kerja bakti pengecoran jalan di
Desa Garangan Kecamatan Wonosamudro. Menurut Sertu Budi sebagai seorang Babinsa harus mampu menjadi penggerak dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam melaksanakan gotong royong di setiap kegiatan di wilayah. Dalam hal ini dia tanpa ragu memegang Sekop dan membuat campuran material bersama warga, untuk memperkeras jalan desa  di wilayah Binaan, karena akses jalan  tersebut sangat penting dan memudahkan pengguna jalan di desa  tersebut.
Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan pembangunan jalan di Desa Garangan.
“Semula jalan ini masih berupa tanah, jika musim hujan licin dan becek, maka atas kesepakatan seluruh warga dilaksanakan pengecoran secara gotong royong, agar mempermudah akses jalan bagi masyarakat dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari dan dalam mengangkut hasil panen,” pungkasnya. (ist)