Bandara Adi Soemarmo Bakal Gunakan Alat Pendeteksi Covid-19 GeNose untuk Calon Penumpang

Airport Operation, Services dan Security Senior Manager, Riyaman. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Menjelang Lebaran 2021, Bandara Adi Soemarmo di Boyolali tetap mempersiapkan pelayanan operasional seperti biasa. Meski telah terbit Surat Edaran dari Gugus Tugas tentang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadan, bandara yang berada di Kecamatan Ngemplak ini tetap beroperasional.

“Kami masih menunggu arahan dari kantor pusat apakah Posko Lebaran tetap akan diadakan atau tidak. Tapi yang jelas secara operasional kami siap memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada seluruh pengguna Jasa Bandar Udara,” jelas Airport Operation, Services dan Security Senior Manager, Riyaman saat dijumpai di kantornya, Sabtu (17/4/2021).

Pihaknya mengaku bekum bisa memprediksi maupun mengantisipasi pemudik yang datang atau berangkat dari Bandara Adi Soemarmo lebih awal atau sebelum tanggal 6 Mei 2021. Tim Gabungan dari pemerintah daerah telah siap untuk mengantisipasi apabila terjadi peningkatan jumlah penumpang. Akan tetapi, hingga saat ini jumlah penumpang masih belum ada lonjakan yang signifikan.

“Saat ini penumpang di Bandara Adi Soemarmo masih landai, rata-rata penumpang sekitar 900 – 1.000 penumpang per hari, dengan 5 maskapai yang melayani penerbangan,” ungkapnya.

Beberapa maskapai yang melayani penerbangan saat ini antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion, Nam Air dan ada beberapa pesawat carter. Terkait adanya kemungkinan permohonan penerbangan tambahan pihak bandara belum bisa memastikan karena adanya larangan mudik. Namun apabila ada maskapai yang mengajukan permohonan akan dilayani.

“Sampai saat ini belum ada maskapai yang menghentikan operasional penerbangannnya,” katanya.

Sementara itu, Bandara Adi Soemarmo akan mempergunakan alat tes Covid-19, GeNose mulai 29 April 2021 mendatang. Namun demikian calon penumpang pesawat tetap bisa memilih antara rapid antigen atau GeNose.
“Kami merencanakan tanggal 29 April (2021), pelaksanaan GeNose dimulai,” pungkasnya.