Pemkab Boyolali-Kodim Boyolali Salurkan Air Bersih di Wilayah Kekeringan

Pemberangkatan armada air bersih oleh Kodim Boyolali dan Pemkab Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Kekurangan air bersih telah melanda sebagian wilayah di kawasan Boyolali utara. Menyikapi hal tersebut Pemkab Boyolali bersama Kodim 0724/Boyolali bersiap menghimpun dan menyalurkan air bersih ke daerah yang membutuhkan, tidak berbeda saat sebelum pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) berlangsung.

Menurut Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Aris Prasetyo, bahwa dropping air bersih ke sejumlah daerah terdampak kekeringan tersebut, dilakukan sebagai upaya untuk membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan serta sebagai bentuk kepedulian dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Tentara Nasional Indonesia, sekaligus digelarnya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III di tahun 2020.

“Bantuan air bersih tersebut merupakan aspirasi masyarakat dan bantuan instansi lain yang direncanakan sekitar 30 tangki untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kekeringan,” ujarnya. Rabu (23/9/2020).

Adapun kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III di tahun 2020 Kabupaten Boyolali, lanjut Dandim, secara resmi dicanangkan di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro. Kegiatan ini digelar mulai Selasa (22/9/2020) hingga Rabu (21/10/2020) mendatang.

“Kegiatan TMMD merupakan operasi bakti TNI dalam membantu pemerintah guna proses percepatan pembangunan. Kegiatan ini juga dalam rangka membangun kerjasama lintas sektoral,” ujarnya.

Dandim mengungkapkan dalam TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 dengan sasaran fisik betonisasi jalan sepanjang 1.490 meter, lebar 2,6 meter dan tebal 0,15 meter yang dialokasikan anggaran sebesar Rp 657.541.000. Jumlah tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 239 juta dan APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 400 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp 18.541.000.

“Untuk kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 ini kita melaksanakan betoniasi jalan. Dilaksanakan mulai hari ini,” katanya.

Senada, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Totok Eko Yudi Priatmo mengatakan tahun ini cukup berbeda setelah adanya pandemi Covid-19 yang meluas di Boyolali. Pembukaan kegiatan yang digelar di aula Kodim 0724/ Boyolali pada Selasa (22/9/2020) tersebut berlangsung secara simbolis dengan menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak melibatkan banyak pasukan.

“Secara prinsip dalam pandemi kita sudah di era fase adaptasi kehidupan baru. Kegiatan tetap dilaksanakan dan tetap aman dari Covid-19. Pelaksaan tetap produktif, kegiatan tetap berjalan dengan baik. Semoga kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2020 dapat berjalan dengan lancar dan tetap aman dari Covid-19,” ujar Totok.