Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Rel Kereta Api di Wilayah Ngemplak, Boyolali

Polisi mengecek lokasi temuan mayat di pinggir rel KA Wilayah Ngemplak, Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Seorang pria bernama Eboet (49), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pinggir rel kereta api (KA) kawasan Dukuh Sadon, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Informasi yang terhimpun, jenazah korban diketahui merupakan warga warga Kalurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur itu, kali pertama ditemukan oleh Suyono petugas patroli rel KA, Kamis (19/12) pagi sekitar pukul 04.16 WIB. Temuan itu pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Ngemplak.

“Dari tiket yang ditemukan pada diri korban, diduga korban merupakan penumpang KA Malioboro Ekspres jurusan Jogja-Malang,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Ngemplak AKP Subiyati saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/12/2019).

Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban. Dari pemeriksaan ditemukan luka yang berdarah di jidat. “Warga sekitar juga tidak ada yang mengenali,” kata Kapolsek.

Kapolsek menuturkan setelah diperiksa petugas, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Ngemplak yang selanjutnya dibawa ke RSU Muwardi, Solo. Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Pihaknya juga sudah menghubungi keluarga korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematiannya.”

Dugaan sementara, korban melompat dari kereta karena salah naik kereta api. Hal itu didasarkan pada tiket kereta yang ditemukan pada saku celana korban. Tiketnya adalah untuk kereta jurusan Solo- Malang. “Namun kami masih menelusuri kereta api yang dinaiki oleh korban yang melintas di Ngemplak tersebut,” pungkasnya.