FOKUS JATENG-BOYOLALI-Turnamen sepak bola Liga Kecamatan di Kabupaten Boyolali telah dimulai pada hari ini, Senin (24/9). Mengambil lokasi di Lapangan Desa Kragilan, laga pertama di babak penyisihan dilangsungkan mempertemukan tim kesebelasan sepak bola dari Kecamatan Banyudono bertemu Kecamatan Juwangi.
Pada babak pertama, Kecamatan Juwangi unggul dengan gol tendangan dari Wartono yang melesat ke gawang kiper Juwangi. Namun, pada babak kedua Lintang Satrio Aji berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-13 pertandingan. Skor 1-1 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit tanda babak kedua berakhir.
Sebagai penentu kemenangan, kedua tim kesebelasan melakukan tendangan adu pinalti. Dengan empat kali bola mengoyak gawang lawan, Kecamatan Banyudono unggul dari Kecamatan Juwangi yang hanya berhasil memasukan dua gol saja. Sehingga tim kesebelasan Kecamatan Banyudono keluar menjadi pemenang dalam babak penyisihan ini.
Ketua Panitia, Kukuh Hadiyatmo mengatakan bahwa lokasi di Desa Kragilan dipilih mengingat Stadion Pandanaran sedang mengalami pembongkaran. Sekaligus sebagai upaya untuk menemukan bibit lokal di Boyolali.
“Kita bisa mencari bibit lokal sehingga kita harapkan nanti akan tumbuh pemain sepakbola Persebi senior yang berasal dari daerah sendiri,” ujarnya saat ditemui di jeda pertandingan.
Oleh karena itu, pihaknya memberi syarat yakni peserta yang mengikuti Liga Kecamatan maksimal berumur 21 tahin, agar dapat direkrut masuk ke dalam tim sepakbola Persebi senior pada umur 22 tahun.
Untuk turnamen sepakbola ini akan diikuti 19 kecamatan yang ada di Boyolali, dengan empat kecamatan diantaranya telah lolos masuk ke babak 8 besar. Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Boyolali, Ampel, Musuk dan Andong karena telah menjuarai liga serupa pada tahun sebelumnya.