Jelang Natal-Tahun Baru, Polres Boyolali Gencar Razia Mamin di Pasar Tradisional

Polres Boyolali menggelar razia mamin di pasar tradisional Selasa 12 Desember 2017. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – BOYOLALI – Jajaran Polres Boyolali gencar menggelar razia makanan dan minuman (mamin) di pasar tradisional Senin 12 Desember 2017. Langkah ini diambil untuk memastikan jajanan yang dijual jelang Natal dan Tahun Baru aman dikonsumsi.

Petugas pertama menggelar razia di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota. Tim yang dipimpin Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Miftakhul Huda secara teliti mengecek makanan yang dijajakan para pedagang.

Razia juga melibatkan tim Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali. Sasaran pertama adalah makanan ringan yang dijual para pedagang. Tim meneliti makanan yang dikemas menarik.

Ternyata setelah dicek tanggal kedaluwarsa, sebagian makanan tersebut sudah kedaluwarsa. Ada pula bungkus atau kemasan makanan yang sudah rusak. Hanya saja, makanan tersebut tetap dijual pedagang.

Menurut Kasat Reskrim AKP Miftakhul Huda, razia dilakukan di pasar- pasar tradisional. Hal itu untuk menjamin ketersediaan makanan serta sembako menjelang Natal dan Tahun Baru. Jangan sampai, masyarakat kehabisa stok makanan.

Disinggung tentang makanan yang sudah kedaluwarsa, pihaknya menyita barang tersebut. Pihaknya hanya meminta pedagang agar menyingkirkan dari rak penjualan. Hal ini sekaligus menghindari makanan tak layak dibeli warga. ”Kami minta makanan itu disingkirkan dari rak penjualan,” kata dia.

Pihaknya juga mengecek ketersediaan sembako di pasar tersebut. Namun sembako dinilai masih cukup dengan harga yang normal. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan secara rutin.