Ingin Lihat Ketersediaan Kamar Pasien RSUPA Boyolali? Ini Sudah Ada Layar Monitor Realtime!

Bupati Boyolali Drs. Seno Samodro melihat layar monitor sebagai informasi realtime ketersediaan kamar pasien di RSUPA Boyolali, Kamis 7 September 2017. (Istimewa/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Saat ini telah terpasang papan informasi ketersediaan tempat tidur (TT) secara update dan akurat di Rumah Sakit Umum Pandan Arang (RSUPA) Boyolali. Hal ini untuk media informasi bagi masyarakat yang hendak rawat inap. Papan informasi ini sudah terpasang sepekan ini.

Bupati Boyolali Drs. Seno Samodro mengecek pelayanan RSUPA Boyolali, Kamis 7 September 2017. (credit-Istimewa/Fokusjateng.com)

Layanan dalam bentuk monitor komputer telah terpampang sebanyak dua unit yang ditempatkan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Inap (TPPRI). Inovasi yang terinsipirasi dari layanan informasi penerbangan di bandara tersebut dicek oleh Bupati Boyolali Drs. Seno Samodro, Kamis 7 September 2017.

Sistem yang sepertinya belum diterapkan di rumah sakit lain tersebut merupakan salah satu wujud smart city Boyolali. Namun Bupati minta agar tampilan yang sudah ada tersebut dibuat lebih simpel dengan model running text agar dapat dipahami orang awam. ”Sistem ini bisa mengetahui jumlah kamar pasein secara real time. Seperti ini baru yang pertama kali saya lihat di Indonesia,” ungkap bupati.

Sementara itu, Direktur RSUD Pandanarang Siti Nur Rokhmah Hidayati mengungkapkan, sistem informasi ini dapat memberikan informasi yang obyektif bagi masyarakat. ”Adanya kita memasang display monitor ketersediaan tempat tidur, agar memberikan informasi yang lebih transparan dan obyektif kepada masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut, dimaksudkan agar dapat mengakses kebutuhan ketika ada pasien yang harus mondok untuk menentukan kamar dan kelas yang dikehendaki. Selain itu sistem ini terhubung sistem di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

”Sistem ini telah terbridging (terhubung) dengan informasi rawat inap dan sistem rujukan terintegrasi dengan Kemenkes. Pihak Kemenkes dapat melihat data ketersediaan tempat tidur dan jumah pasien secara anytime dan realtime,” imbuh Nur. Untuk itu pihaknya berharap masyarakat atau fasilitas kesehatan yang hendak merujuk pasein ke RSUPA dapat mengetahui kamar dan kelas yang tersedia.

Terpisah, Kasubbag Hukum, Humas dan SIM RSUPA, Yuni Etty, menjelaskan, teknis sistem ini akan secara otomatis ter-update jika terdapat mutasi pasien RSUPA. ”Setiap ada pasien masuk baik dari UGD maupun dari poliknik yang masuk ke bangsal rawat inap akan membuat data mutasi pasien. Masuk kita entry, dapat ter-display di monitor,” terangnya.

Selain dua unit yang telah terpasang, saat ini juga akan dibuat papan informasi dengan tampilan lebih besar. Satu unit yang mengadopsi papan informasi seperti SPBU yang terpasang di pingir jalan raya.