Kapolres Karanganyar: Pengahargaan sebagai Cambuk Tingkatkan Kepercayaan Publik

Polres Karanganyar menerima lima penghargaan dari Polda Jateng Senin 10 Juli 2017. | Suroto (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – KARANGANYAR – Sedikitnya lima penghargaan dari Polda Jateng untuk jajaran Polres  Karanganyar  yang disampaikan pada Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 71. Dalam beberapa waktu terakhir Polres karanganyar menunjukan prestasi yang mengagumkan, sehinngga mendapat reward dari  Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono.



Prestasi tersebut yakni, satu satgas mafia pangan yang dipimpin kasatreskrim berhasil meraih penghargaan juara 2 dalam kategori pengendalian harga dan ketersedian bahan pangan selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Pengharagaan kedua kategori desa teraman dan Poskamling terbaik.

Baca juga: 15 Polisi Klaten Terima Penghargaan

Prestasi ini hasil jerih payah AKP Suwarsi, selaku Bhabhinkabtibmas dan kepala desa Jumantono yang akan maju dalam timgkat nasional mewakili Jawa Tengah. Selain itu prestasi yang tidak kalah penting adalah perkara penganiayaan saat Diksar TGC ke-37 Mapala Unisi UII.

Kemudian pencabulan anak di bawah umur atau pedofilia, dan kasus pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) oleh jaringan pelaku antarprovinsi di Colomadu.

Dengan bertaburnya prestasi tersebut, Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak terus mendorong jajarannya untuk selalu bekerja secara profesional, modern dan terpercaya, sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Baca juga: Antisipasi Teror, Polisi Boyolali Dibekali Beladiri

”Profesional itu bertindak prosedural dan tuntas. Modern, terkait kelengkapan Polri, ditingkatkan menggunakan IT. Terpercaya, kita terus membangun trust publik. Dengan kepercayaan masyarakat, tugas kita akan semakin ringan karena ada dukungan “ ujar orang nomer satu di jajaran Polres Karanganyar tersebut.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan apresiasinya terhadap Polri yang hadir menciptakan kondusivitas di tengah masyarakat. ”Sebelum Ramadhan sampai setelah lebaran, tepat kondusif. Warga sangat mengharapkan polisi tetap obyektif,” katanya. (oto)